Pernah tak anda
dimalukan didepan orang ramai???.Pasti anda berasa malu kan??..Begitulah hidup
manusia selalu sahaja memalukan orang lain di hapadan orang lain.Memang setiap
manusia akan melakukan kesalahan tapi apa salahnya jika hanya menegurnya di
antara kamu dan dia sahaja.Tidaklah menjatuhkan aibnya didepan orang ramai.Cuba
bayangankan jika anda ditempat dia pasti kamu akan merasa bagaimana perasaan
dia pada ketika itu.Sakit hati itu sudah tentu tapi MALU itu lebih terasa.Betapa MALUnya dia waktu.Tidak tahu dia hendak
buat apa pada waktu itu.Janganlah kita buat begitu pada sesiapa
pun.INGAT!!!Hidup kita ibarat roda,kadang-kala kita berada diatas dan
kadang-kala di bawah,waktu diatas memang kita akan rasa bahagia,aman,senang
hati,gembira dan dll,tapi bila kita dibawah adakah perasaan yang sama juga kita
rasa???,jawablah sendiri.Semua itu terletak ditangan kita,apa yang kita buat
pada orang itulah yang kita akan dapat sesuatu hari nanti.Memang sifat manusia
tidak sempurna at least dekat-dekatkanlah kepada kesempurnaan.Hanya kita sahaja
yang dapat mengubah diri kita dalam segala-gala hal dengan keizinan
ALLAH.Jadilah insan yang disegani oleh masyarakat dan dipandang mulia disisi
ALLAH.InsyaALLAH kita boleh ubah kalau kita kita mahu.
You have come this far,don't give up now..*_*
Sabtu, 23 Jun 2012
Isnin, 7 Mei 2012
SAYANG KER??
Jika kita menyanyangi seseorang,diamlah.IsyaALLAH jika dia memang tercipta untuk kita dia akan datang semula kepada kita.Dan ingatlah orang yang kita sayangi belum tentu dia menyangi kita kembali jika dia bukan milik kita.JANGANLAH rasa sedih dengan semua ini,ia hanyalah bersifat sementara sahaja sehinggalah jodoh itu datang kepada kita.PERCAYALAH dengan ketentuan ALLAH,lelaki yang baik untuk wanita yang baik,begitulah sebaliknya.LEPASKANLAH dia dengan rela hati.Jika dia bukan milik kita,SENYUMLAH dengan semua dugaan ini.BERGEMBIRALAH andai dia gembira dengan orang lain kerana kau telah menyenangkan dan menbahagiakan hati dia.
Ahad, 29 April 2012
KEJAYAAN DALAM AGAMA
ALLAH
telah meLETAKkan KEJAYAAN IKAN-IKAN,,
Bila mana mereka dapat HIDUP di dalam LAUT..
NAMUN,,
Apabila mereka cuba KELUAR dari LAUT,,
Maka mereka akan MATI..
Begitu juga dengan CACING yang KESELAMATAN mereka telah ditetapkan di dalam TANAH..
NAMUN,,
Jika mereka cuba KELUAR dari TANAH,,
Maka mereka akan KEPANASAN..
Begitulah juga dengan MANUSIA yang ALLAH telah LETAKkan KEJAYAANnya dalam AGAMA..
NAMUN,,
Jika manusia cuba KELUAR dari AGAMA,,
Maka MANUSIA tersebut akan SENGSARA..
Semoga ALLAH memberikan KEKUATAN untuk JIWA-JIWA yang sentiasa berMUJAHADAH kerana-Nya.."-)
Bila mana mereka dapat HIDUP di dalam LAUT..
NAMUN,,
Apabila mereka cuba KELUAR dari LAUT,,
Maka mereka akan MATI..
Begitu juga dengan CACING yang KESELAMATAN mereka telah ditetapkan di dalam TANAH..
NAMUN,,
Jika mereka cuba KELUAR dari TANAH,,
Maka mereka akan KEPANASAN..
Begitulah juga dengan MANUSIA yang ALLAH telah LETAKkan KEJAYAANnya dalam AGAMA..
NAMUN,,
Jika manusia cuba KELUAR dari AGAMA,,
Maka MANUSIA tersebut akan SENGSARA..
Semoga ALLAH memberikan KEKUATAN untuk JIWA-JIWA yang sentiasa berMUJAHADAH kerana-Nya.."-)
Mudah
saja hendak berjaya kalau kita ikut saja apa yang telah ALLAH tetapkan.Tiada
alasan jika mahu berjaya melainkan dengan usaha,doa dan tawakal,insyaALLAH kita
akan dapat apa yang kita mahu.Firman ALLAH dalam suruh yassin:
Fikir-fikirkanlah.... *_*
Sabtu, 21 Mei 2011
RANCANG
Merancang sesuatu memang mudah&indah tambah2 plak yng kita rancang itu semua yang kita inginkan..takde rancangan kita yang menyedihkan kita semua sebaliknya melahirkan kegembiraan selepas selesai merangkanya…namun kita sebagai manusia hanya mampu merancang ALLAH yang menentukannya..kerna hanya ALLAH sahaja yang mengetahui disebalik “rancangan” kita itu tidak semua baik untuk kita miliki..mungkin selepas kita miliki sesuatu itu ia akan menyebabkan kita menjadi sombong,riak dan sebagainya...mulalah perasaan sedih kecewa pasrah apabila impian kita tidak menjadi kenyataan…namun sebagai hamba ALLAH jangan sesekali kita menyalahkan takdir…jadilah insan yang sabar sepertimana kekasih ALLAH iaitu Nabi Muhammad S.A.W…walaupun seorg nabi tetap diuji dengan pelbagai ujian…ini semua adalah lumrah kehidupan…{sMiLe aLwAyS}…
Isnin, 18 April 2011
specialnyer wanita...
Allah berfirman:
“Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.”
“Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya.”
“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.”
“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan,bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.”
“Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.”
“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah sakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu.”
“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan.”
“Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya,kerana itulah hatinya,tempat dimana cinta itu ada.”
“Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.”
“Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya.”
“Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.”
“Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan,bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.”
“Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.”
“Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah sakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu.”
“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan.”
“Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya,kerana itulah hatinya,tempat dimana cinta itu ada.”
Selasa, 5 April 2011
sAbAr le....
Pernahkah kita merasa diuji oleh Allah? Kita cenderung mengatakan kalau kita ditimpa kesusahan maka kita sedang mendapat cobaan dan ujian dari Allah. Jarang sekali kalau kita dapat rezeki dan kebahagiaan kita teringat bahwa itu pun merupakan ujian dan cobaan dari Allah. Ada di antara kita yang tak sanggup menghadapi ujian itu dan boleh jadi ada pula di antara kita yang tegar menghadapinya.
Al-Qur'an mengajarkan kita untuk berdo'a : "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya..." (QS. 2 : 286).
Do'a tersebut lahir dari sebuah kepercayaan bahwa setiap derap kehidupan kita merupakan cobaan dari Allah. Kita tak mampu menghindar dari ujian dan cobaan tersebut, yang bisa kita pinta adalah agar cobaan tersebut sanggup kita jalani. Cobaan yang datang ke dalam hidup kita bisa berupa rasa takut, rasa lapar, kurang harta dan lainnya. Bukankah karena alasan takut lapar saudara kita bersedia mulai dari membunuh hanya karena persoalan uang seratus rupiah sampai dengan berani memalsu kuitansi atau menerima komisi tak sah jutaan rupiah? Bukankah karena rasa takut akan kehilangan jabatan membuat sebagian saudara kita pergi ke "orang pintar" agar bertahan pada posisinya atau supaya malah meningkat ke "kursi" yang lebih empuk? Bukankah karena takut kehabisan harta kita jadi enggan mengeluarkan zakat dan shadaqah?
Al-Qur'an melukiskan secara luar biasa cobaan-cobaan tersebut. Allah berfirman : "Dan Sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS. 2 : 155). Amat menarik bahwa Allah menyebut orang sabarlah yang akan mendapat berita gembira. Jadi bukan orang yang menang atau orang yang gagah, tapi orang yang sabar! Biasanya kita akan cepat-cepat berdalih, "Yah.. Sabar kan ada batasnya." Atau lidah kita berseru, "Sabar sih sabar.. Saya sih kuat tidak makan enak, tapi anak dan isteri saya?" Memang, manusia selalu dipenuhi dengan pembenaran-pembenaran yang ia ciptakan sendiri. Kemudian Allah menjelaskan siapa yang dimaksud oleh Allah dengan orang sabar pada ayat di atas : "(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan "Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji'uun". (QS. 2 : 156).
Ternyata, begitu mudahnya Allah melukiskan orang sabar itu. Bukankah kita sering mengucapkan kalimat "Inna lillaahi..."? Orang sabarkah kita? Nanti dulu! Andaikata kita mau merenung makna kalimat Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji'uun maka kita akan tahu bahwa sulit sekali menjadi orang yang sabar. Arti kalimat tersebut adalah : "Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNya-lah kami kembali." Kalimat ini ternyata bukan sekedar kalimat biasa. Kalimat ini mengandung pesan dan kesadaran tauhid yang tinggi. Setiap musibah, cobaan dan ujian itu tidaklah berarti apa-apa karena kita semua adalah milik Allah; kita berasal dari-Nya, dan baik suka maupun duka, diuji atau tidak, kita pasti akan kembali kepada-Nya. Ujian apapun itu datangnya dari Allah, dan hasil ujian itu akan kembali kepada Allah.
Inilah orang yang sabar menurut Al-Qur'an.Ikhlaskah kita bila mobil yang kita beli dengan susah payah hasil keringat sendiri tiba-tiba hilang? Relakah kita bila proyek yang sudah di depan mata, tiba-tiba tidak jadi diberikan kepada kita, dan diberikan kepada saingan kita? Berubah menjadi dengkikah kita bila melihat tetangga kita sudah membeli teve baru, mobil baru atau malah rumah baru? Bisakah kita mengucap pelan-pelan dengan penuh kesadaran, bahwa semuanya dari Allah dan akan kembali kepada Allah? Kita ini tercipta dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Bila kita mampu mengingat dan menghayati makna kalimat tersebut, di tengah ujian dan cobaan yang menerpa kehidupan kita, maka Allah menjanjikan dalam Al-Qur'an : "Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." Dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman : "Siapa yang tak rela menerima ketentuanKu, silakan keluar dari bumiKu!" Subhanallaah... "Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji'uun". (me_wida)
Isnin, 4 April 2011
Langgan:
Ulasan (Atom)









